DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Kabupaten Sidoarjo

Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Koleksi Disperpusip Sidoarjo Laksanakan Pelatihan Katalogisasi

  • 16 Desember 2025
  • 96 kali

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo menggelar Pelatihan Katalogisasi Bahan Bacaan Bermutu bagi pengelola perpustakaan Desa di Ruang Rapat Disperpusip Sidoarjo. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola, mengklasifikasikan dan menyusun katalog koleksi bahan bacaan secara tepat, sistematis dan sesuai standar yang berlaku.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Bapak Rudi Setyawan, S.STP.,M.SI.,MH mengatakan bahwa pengelola perpustakaan yang hadir saat ini sudah diberikan fasilitas buku dari perpusnas berupa Bantuan Bahan Bacaan Bermutu, tentu pelatihan katalogisasi ini untuk memberikan bekal katalogisasi bagi pengelola perpustakaan desa dan lebih utama untuk mempermudah Masyarakat mencari koleksi sesuai dengan katalogisasi yang benar ketika berkunjung ke perpustakaan.

Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari pada hari Senin 15 Desember 2025 dan Selasa 16 Desember 2025 diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari 12 Perpustakaan Desa yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo dan seluruh peserta ini seluruhnya sudah diberikan bantuan Bahan Bacaan Bermutu oleh Perpusnas sebanyak 1000 eksemplar.

Selain katalogisasi seluruh peserta juga diberikan bekal aplikasi INlislite. Aplikasi ini berasal dari perpusnas. Aplikasi ini sebagai langkah modern dalam hal pelayanan perpustakaan yang lebih digitalisasi. Dalam aplikasi tersebut berisi mulai template Kartu Anggota hingga menu katalogisasi untuk buku bahan bacaan. Juga dilengkapi dengan fasilitas sirkulai peminjaman buku.

Sebagai Penutup, melalui pelatihan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo berharap para pengelola perpustakaan desa tidak hanya memahami konsep katalogisasi bahan bacaan bermutu, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam pengelolaan koleksi di masing-masing perpustakaan. Dengan pengelolaan yang lebih tertib, terstandar, dan berorientasi pada kebutuhan pemustaka, perpustakaan desa diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, serta berperan aktif sebagai pusat literasi, pembelajaran sepanjang hayat, dan penguatan budaya baca di lingkungan desa.