DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Kabupaten Sidoarjo

Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, Langkah Awal Menuju Pemerintahan yang Akuntabel dan Transparan

  • 13 Februari 2025
  • 842 kali

Kamis, 13 Februari 2025 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo menggelar sosialisasi dan perencanaan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. Acara ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Bapak Dr. Atok Irawan, Sp.P.,M,Kes.

Bapak Dr. Atok Irawan, Sp.P.,M.Kes mengatakan bahwa pengelolaan arsip yang tertata dengan baik sangat penting dalam mewujudkan pemerintah yang efektif dan bermutu. 

"Manajemen arsip yang rapi, tertib dan sistematis ini dapat meningkatkan pelayanan publik yang lebih optimal," kata beliau. 

Beliau juga meminta, seluruh perangkat daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk menerapkan sistem pengarsipan yang baik. 

"Karena hal tersebut menjadi bukti pertanggungjawaban kepada negara dan masyarakat," ungkap beliau

Tujuan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan arsip yang baik dan menerapkan sistem pengarsipan yang baik di seluruh perangkat daerah di Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Bapak Ridho Prasetyo, S.STP.,M.AP menyatakan bahwa GNSTA merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

"Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip adalah program strategis yang bertujuan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya pengelolaan arsip yang baik. Arsip yang tertata dengan baik akan menjadi bukti akuntabilitas kinerja pemerintah daerah dalam berbagai sektor pembangunan," ungkap beliau. 

Sosialisasi ini diikuti oleh 70 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, kecamatan, desa/kelurahan, BUMD, dan lembaga pendidikan.

Dalam acara ini juga disampaikan bahwa Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih nilai Kategori AA (Sangat Memuaskan) dalam penilaian pengawasan kearsipan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tahun 2024 dan menempati peringkat ke-7 di Jawa Timur serta peringkat ke-19 se-Indonesia.