Bidang kearsipan...
03 Agustus 2026
DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Kabupaten Sidoarjo
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus menggencarkan pembinaan pengelolaan arsip di tingkat sekolah dasar (SDN). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan tertib administrasi serta kualitas pengelolaan arsip di lingkungan pendidikan.
Pembinaan arsip dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, di dua lokasi sekaligus, yakni SDN Candinegoro, Kecamatan Wonoayu dan SDN Terungkulon, Kecamatan Krian. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat perintah tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran sekolah terhadap pentingnya arsip, baik secara manual maupun elektronik, serta memastikan pengelolaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Dengan pembinaan ini diharapkan sekolah mampu mengelola arsip secara lebih baik dan profesional, sehingga mendukung pelayanan publik yang optimal," ujarnya dalam laporan resmi.
Dalam pelaksanaannya, tim menemukan sejumlah permasalahan di SDN Candinegoro. Di antaranya belum tersedianya anggaran khusus kearsipan, tidak adanya ruang penyimpanan arsip, serta pengelolaan arsip yang belum sepenuhnya sesuai tata naskah dinas. Selain itu, pemanfaatan aplikasi kearsipan seperti e-buddy masih belum optimal.
Meski demikian, sekolah tersebut telah mulai memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan arsip, seperti penggunaan aplikasi e-buddy, e-rapor, dan dapodik. Namun, penyimpanan arsip vital seperti buku induk, ijazah, dan dokumen keuangan masih perlu ditingkatkan keamanannya.
Sementara itu, kondisi di SDN Terungkulon relatif serupa, terutama terkait belum adanya anggaran dan ruang khusus arsip. Namun, dalam laporan disebutkan tidak terdapat hambatan signifikan dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan. Pihak sekolah SDN Terungkulon justru mengusulkan adanya sosialisasi lebih lanjut, khususnya bagi operator sekolah dan staf tata usaha di jenjang SD agar pemahaman kearsipan semakin merata.
Dalam kegiatan tersebut, tim pembina memberikan berbagai materi, mulai dari pentingnya arsip bagi pelayanan publik, pengelolaan arsip elektronik, hingga penerapan tata naskah dinas sesuai Peraturan Bupati Sidoarjo. Selain itu, juga diberikan panduan klasifikasi arsip serta upaya penyelamatan arsip melalui alih media.
Pemkab Sidoarjo berharap kegiatan pembinaan ini dapat mendorong terwujudnya tertib arsip di seluruh sekolah, sehingga pengelolaan dokumen menjadi lebih tertata, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.