Prestasi Membanggakan!...
08 Oktober 2026
DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN
Kabupaten Sidoarjo
SIDOARJO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo melaksanakan kegiatan pembinaan arsip sekolah tingkat SDN di SDN Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa, 15 September 2026.
Kegiatan pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya arsip, sekaligus meningkatkan kemampuan sekolah dalam mengelola arsip secara manual maupun elektronik. Pembinaan juga diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan arsip yang andal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam kegiatan tersebut, tim pembina melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kondisi pengelolaan arsip di SDN Juwetkenongo. Selain itu pada sekolah diketahui telah memiliki anggaran untuk pelaksanaan kearsipan, serta telah menggunakan aplikasi e-Buddy untuk keperluan surat-menyurat dan sekolah juga memanfaatkan aplikasi e-Rapot, dan tak lupa aplikasi Dapodik.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi. SDN Juwetkenongo belum memiliki ruang khusus untuk penyimpanan arsip. Pembuatan arsip manual dan elektronik, termasuk Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Perjalanan Dinas (SPD), juga masih perlu disesuaikan dengan tata naskah dinas. Pemberkasan arsip pun belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan tata naskah.
Tim pembina kemudian memberikan sejumlah materi, mulai dari pentingnya arsip bagi pelayanan publik, pengelolaan arsip elektronik melalui e-Buddy, hingga penerapan Tata Naskah Dinas sesuai Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 61 Tahun 2025. Sekolah juga mendapatkan panduan mengenai kode wilayah, nomenklatur atau titelatur, serta kode klasifikasi arsip berdasarkan Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 18 Tahun 2023.
Selain itu, tim memberikan wawasan mengenai penyelamatan informasi arsip melalui proses alih media. Arsip vital seperti buku induk, register ijazah, arsip aset, arsip keuangan, dan personal file diketahui masih disimpan di dalam lemari. Dalam pembinaan tersebut, sekolah diharapkan dapat meningkatkan keamanan penyimpanan arsip vital, antara lain dengan menggunakan lemari besi.
Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan pengetahuan mengenai tata naskah dinas terbaru serta pengelolaan arsip. Pihak sekolah juga menyampaikan masukan agar kegiatan pembinaan dapat dilakukan secara rutin.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo berharap pengelolaan arsip di lingkungan sekolah semakin tertib. Pembinaan ini juga diharapkan mendukung terwujudnya pengelolaan serta penyelamatan arsip yang autentik dan terpercaya sesuai ketentuan yang berlaku.